DRD Berikan Solusi Baru
Anies berharap para anggota DRD bisa memberikan inovasi dan terobosan bagi Pemprov DKI. Hal itu agar warga DKI bisa merasakan hasil tugas anggota DRD
Image is not available
previous arrow
next arrow
Slider

Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta, pada Selasa 11 Februari 2020, melaksanakan sidang pleno perdananya di Tahun 2020. Sidang dipimpin oleh Ketua DRD, Prof. Dr. Kemas Ridwan, didampingi Wakil Ketua Bapak Sunarsip (The national chief economist) dan sekretaris DRD Dr. Aisa Dokmauly Tobing.

Masing-masing perwakilan komisi memberikan review singkat capaian agenda riset tahun 2019, dan juga rencana umum tindak lanjut agenda kerja riset tahun 2020. Segala hal yang menjadi kendala dan capaian strategis di tahun 2019, dipelajari lebih lanjut untuk optimalisasi kerja riset di tahun 2020.

Beberapa policy brief yang telah dihasilkan telah diserahkan kepada Gubernur. Dan direncanakan di tahun 2020 akan ditingkatkan frekuensiny menjadi per 3 bulan penyerahannya kepada Gubernur DKI Jakarta. Riset tentang urban akan lebih dikembangkan menjadi spektrum yang lebih luas, mencakup interaksi mikro ekonomi sosial budaya dengan lingkungan sebagai respon adaptasi terhadap perubahan iklim. Interaksi antara DRD DKI dengan seluruh SKPD di lingkup Pemprov DKI Jakarta difasilitasi oleh BAPPEDA akan ditingkatkan optimalisasinya. Berbagai kerjasama yang telah terjalin, seperti dengan Trans-Jakarta, dengan Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, dan lain sebagainya, akan terus dilanjutkan.


 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan forum konsultasi publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021, pada 30 Januari 2020, yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah. " Konsultasi publik yang akan kita laksanakan mulai hari ini merupakan satu inovasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan DKI Jakarta sebagai barometer perencanaan pembangunan daerah di Indonesia," Demikian ujar Saefullah.


Secara lebih lanjut Saefullah mengatakan, forum ini diharapkan dapat mewujudkan perencanaan pembangunan kota yang kolaboratif melalui keterlibatan berbagai stakeholder, antara lain DPRD DKI Jakarta, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi DKI Jakarta, dunia akademis seperti perguruan tinggi, organisasi internasional, organisasi kemasyarakatan, asosiasi profesi, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat dan pakar/akademisi, RT/RW seluruh Jakarta, kader pendamping Rembuk RW, dan mahasiswa sebagai volunter di wilayahnya masing-masing.


Hadir berpartisipasi secara aktif di dalam forum diskusi tersebut Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T, M.Sc, Ph.D bersama beberapa rekan kerja para anggota DRD. DRD memiliki 4 (empat) komisi riset yang selaras dengan komisi yang ada di BAPPEDA DKI Jakarta. Komisi 1 DRD turut dalam sidang program prioritas urusan pemerintahan tahun 2021. Komisi 2 DRD berpartisipasi pada sidang program priorotas urusan perekononomian tahun 2021. Demikian pula dengan komisi 3 DRD mengikuti dengan tekun sidang program prioritas urusan kesejahteraan rakyat tahun 2021. Sedangkan komisi 4 DRD pun turut andil dalam sidang membahas program prioritas sarpras kota dan lingkungan hidup tahun 2021.


Secara eksplisit Ketua Komisi 1 DRD, Dr.-cand. Isroil Samihardjo, M.Def.Stud., menekankan di forum komunikasi tersebut, bahwa DRD sangat terbuka untuk dilibatkan dalam memberikan masukan secara “Helicopter View”, misalkan terhadap rencana sebuah sistem yang akan dibangun oleh SKPD/ BAPPEDA dan diberdayakan untuk melihat gap antara perencanaan dan implementasinya. DRD DKI Jakarta memiliki peran yang strategis dalam melakukan kajian gap antara program pembangunan pemprov DKI dan yang tealh dirasakan oleh masyarakat hingga ke level kelurahan, level rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).


Turut hadir memberikan masukan secara aktif, dari DRD DKI Jakarta, antara lain: Dr. Aisa Dokmauly Tobing, Ir. Emir Riza Avialda, M.B.A., Dr. Faransyah Agung Jaya, Andi Rahmah, M.T., dan Sukma Widyanti, M.Si.

Ling Video : Link