DRD Berikan Solusi Baru
Anies berharap para anggota DRD bisa memberikan inovasi dan terobosan bagi Pemprov DKI. Hal itu agar warga DKI bisa merasakan hasil tugas anggota DRD
Image is not available
previous arrow
next arrow
Slider


KOSADATA – Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata, Dadang Solihin mengapresiasi karya intelektual yang dibuat mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengkaji dan mendalami potensi wisata urban kawasan Pekojan, Jakarta Barat. Karya intelektual dimaksud yakni sebuah kajian dengan menggunakan metode Historic Urban Landscape (HUL) atau Lansekap Kota Bersejarah.

Dadang mengungkapkan bahwa pada tanggal 7 Mei 2021 lalu bertempat di ruang rapat II Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta, dirinya menerima kunjungan dan audiensi sejumlah mahasiswa Pascasarjana Departemen Arsitektur UI dalam rangka presentasi kawasan bersejarah Kampung Pekojan sekaligus menyampaikan proposal Pengembangan kawasan tersebut.

Para Mahasiswa Pascasarjana tersebut didampingi Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, Ph.D., M.Sc., S.T, Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia yang juga Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi DKI Jakarta.

 

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas selesainya buku ‘Pekojan; Suatu Kajian Lanskap Kota Bersejarah (Historic Urban Landscape – HUL)’.  Buku ini merupakan hasil dari Workshop dengan menggunakan Metode Pemindaian Cepat Lanskap Kota Bersejarah (Historic Urban Landscape – HUL Quick Scan Method) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti Pemerintah Daerah, Warga Masyarakat, Organisasi non Pemerintah, dan juga Perguruan Tinggi. Workshop ini sendiri, yang berlangsung dari bulan Maret 2021 sampai dengan bulan Mei 2021, merupakan kerjasama antara Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia dengan Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi DKI Jakarta yang didukung oleh narasumber yang sekaligus juga merupakan penggagas dari ‘HUL Quick Scan Method’ yang berasal dari Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Trisakti, RCE Netherlands, dan Heritage Hands-on.

Kawasan Pekojan merupakan salah satu wilayah bersejarah di Kota Jakarta yang memiliki kekayaan narasi historis yang sangat beragam. Kawasan Pekojan lebih dikenal sebagai Kampung Arab, namun lebih dari itu secara historis kawasan ini ternyata menunjukkan percampuran antar budaya Arab, Tionghoa, dan Pribumi dalam suatu lingkungan kosmopolitan yang kaya akan sejarah dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah.

Kajian Lanskap Kota Bersejarah ini terdiri atas enam aspek meliputi Analisis Kawasan Bersejarah, Tantangan dan Peluang, Perumusan Visi, Prinsip Pengembangan, Proposal, dan Rekomendasi. Kajian ini diharapkan dapat menggali kembali nilai-nilai sejarah yang ada di Kawasan Pekojan dan menjadi panduan untuk pengembangan kawasan Pekojan ke depannya agar kekayaan narasinya dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih inspiratif, khususnya untuk Pengembangan Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta yang berbasis pada aspek-aspek sejarah.

Download Buku : "PEKOJAN" Suatu Kajian Lanskap Kota Bersejarah