DRD Berikan Solusi Baru
Anies berharap para anggota DRD bisa memberikan inovasi dan terobosan bagi Pemprov DKI. Hal itu agar warga DKI bisa merasakan hasil tugas anggota DRD
Image is not available
previous arrow
next arrow
Slider

Penghuni Rusun Daan Mogot, Jakarta Barat mengikuti pelatihan dan sosialisasi Building Low Carbon Society for Suistainable City oleh Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta bersama CityNet Indonesia dan dan GreenAce.
Kepala Unit Pengelola Rusun Sewa (UPRS) Daan Mogot, Abdurrahman Anwar menuturkan, melalui kegiatan ini, penghuni rusun diharapkan bisa lebih peduli lingkungan dengan cara hemat energi listrik, hemat air, dan selalu menjaga kebersihan.
"Ada 50 penghuni rusun yang mengikuti kegiatan ini," ujar Abdurrahman, Kamis (14/11).
Deputi Sekjen Of CityNet Indonesia, Aisa Tobing menambahkan, dipilihnya Rusun Daan Mogot sebagai lokasi kegiatan, karena rusun ini menjadi salah satu percontohan kawasan ramah lingkungan. "Harapannya, warga rusun menjadi lebih peduli terhadap lingkungan, hemat air dan listrik, menciptakan udara bersih serta sama-sama menjadikan Jakarta menjadi kota hijau," tandasnya.
 
Sumber Berita : Berita Jakarta

Dewan Riset Daerah (DRD) bersama Dinas Komunikasi, Informatika Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta menggelar talkshow dengan tema 'Sistem Pengelolaan Kawasan TOD DKI Jakarta' di Gedung Blok F Lantai 2, Balai Kota DKI. Anggota Komisi III DRD DKI Jakarta, Joko Adianto mengatakan, pihaknya ingin mendorong Pemprov DKI agar bekerja sama dengan instansi lainnya untuk mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di Ibukota.

"TOD ini sebagai salah satu cara untuk mengurai kemacetan di Jakarta. Perlu adanya lintas koordinasi antar Instansi. Mungkin bisa juga kerja sama dengan pemerintah daerah di sekitar Jakarta," ujarnya di lokasi, Senin (11/11). Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (PKLH) DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris menambahkan, dengan adanya kawasan TOD di beberapa titik, kemacetan di Jakarta dapat terurai. Sebab, masyarakat akan didorong mulai beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Kita sedang kembangkan TOD di kawasan di Dukuh Atas, Lebak Bulus dan Blok M. Diharapkan dapat mengurai kemacetan di Jakarta," tandasnya. Perlu diketahui, Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2017 tentang Pengembangan Kawasan Transit Oriented Development (TOD), kawasan TOD merupakan kawasan campuran permukiman dan komersil dengan aksesbilitas tinggi terhadap angkutan umum massal.

Sumber Berita : Berita Jakarta